WOW! SKK Migas: BNN-6 Temukan Minyak Baru, 1.765 BOPD!

Sumber : Ruang Energi
PT Pertamina EP Regional 1 bersama mitra KSO Bass Oil Sukananti Limited menemukan zona hidrokarbon baru di Sumur Pengembangan BNN-6, Struktur Bunian, Ogan Ilir — dengan laju alir puncak 1.765 barel minyak per hari, 41% di atas target.
Kegiatan pengeboran migas di Sumatera Selatan kembali membawa kabar menggembirakan. PT Pertamina EP Regional 1 bersama mitra Kerja Sama Operasi (KSO) Bass Oil Sukananti Limited (KSO BOSL) berhasil menemukan zona hidrokarbon baru melalui pengeboran Sumur Pengembangan BNN-6 di Struktur Bunian, Desa Tanjung Miring, Kabupaten Ogan Ilir.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto melaporkan capaian tersebut dalam laporan Good News KSO pada Kamis, 17 September 2026.
Alhamdulillah, PT Pertamina EP Regional 1 bersama mitra KSO Bass Oil Sukananti Limited berhasil menyelesaikan kegiatan pengeboran Sumur Pengembangan BNN-6.
Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas
Pengeboran sejak Juni, sasar Formasi Talang Akar
Sumur BNN-6, yang sebelumnya ditajak dengan nama BNN-F, mulai dibor pada 5 Juni 2026 sebagai bagian dari pelaksanaan Program Komitmen Pasti KSO BOSL.
Sumur dibor secara directional hingga mencapai kedalaman akhir sekitar 1.807 meter measured depth (MD), dengan target reservoir pada Formasi Talang Akar. Hasil pengeboran dan evaluasi formasi mengidentifikasi zona hidrokarbon baru pada salah satu interval target yang sebelumnya belum pernah diproduksikan.
Hasil well testing: puncak 1.765 BOPD
Temuan tersebut dikonfirmasi lebih lanjut melalui serangkaian well testing. Pada pengujian awal 8–10 September 2026, interval baru mencatat laju alir sementara 1.257 BOPD pada bukaan choke 10,5 mm (26/64 inci), dengan Tubing Head Pressure (THP) rata-rata sekitar 440 psi.
Pengujian dilanjutkan pada 14–15 September 2026 dengan beberapa variasi bukaan choke, masing-masing diuji selama delapan jam.
Ringkasan Hasil Well Testing BNN-6
| Bukaan Choke | Laju Alir | Water Cut | GOR | THP |
|---|---|---|---|---|
| 8,3 mm | 1.329 BOPD | 0% | 508 scf/stb | 449 psi |
| 12,7 mm | 1.765 BOPD | 5% | 368 scf/stb | 422 psi |
Angka 1.765 BOPD pada bukaan choke 12,7 mm menjadi capaian tertinggi sementara dari rangkaian pengujian — sekitar 41 persen lebih tinggi dari target 1.250 BOPD. Meski begitu, angka tersebut belum ditetapkan sebagai laju produksi permanen; SKK Migas dan KSO masih akan mengevaluasi laju produksi optimum dengan mempertimbangkan karakteristik reservoir dan keberlanjutan jangka panjang.
Masih ada dua interval potensial lain
Sumur BNN-6 tidak hanya menyimpan satu peluang. Dari evaluasi sumur, masih teridentifikasi dua interval potensial lainnya yang dapat diuji pada tahapan berikutnya.
Desain komplesi BNN-6 memungkinkan pengujian masing-masing interval secara terpisah melalui pengoperasian Sliding Side Door (SSD), sehingga kemampuan produksi tiap interval dapat dievaluasi secara individual sebelum strategi produksi ditentukan — termasuk kemungkinan commingling apabila dinilai sesuai.
Arti penting bagi Struktur Bunian
Bagi pengembangan Struktur Bunian, keberhasilan BNN-6 berarti besar: temuan zona hidrokarbon baru berpotensi menambah produksi sekaligus membuka peluang pengembangan reservoir yang selama ini belum memberikan kontribusi terhadap produksi.
Data hasil pengeboran, logging, dan well testing akan menjadi dasar untuk memperbarui pemahaman kondisi subsurface dan menyusun strategi pengurasan reservoir. Operasi berikutnya difokuskan pada evaluasi menyeluruh hasil well test, pengujian dua interval potensial secara bertahap, serta penentuan operating choke dan laju produksi optimum — dengan tetap menjaga perilaku tekanan (pressure behavior) dan kualitas reservoir agar produksi berkelanjutan.
Mohon doa sumur segera diproduksikan, Aamiin YRA.
Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas
Poin Penting
- Sumur BNN-6 di Struktur Bunian, Ogan Ilir, menemukan zona hidrokarbon baru pada Formasi Talang Akar.
- Laju alir puncak mencapai 1.765 BOPD pada bukaan choke 12,7 mm — 41% di atas target 1.250 BOPD.
- Operator: PT Pertamina EP Regional 1 bersama mitra KSO Bass Oil Sukananti Limited (KSO BOSL).
- Kedalaman akhir sumur sekitar 1.807 meter MD, dibor sejak 5 Juni 2026.
- Masih ada dua interval potensial lain yang akan diuji melalui skema Sliding Side Door (SSD).
Dari Ogan Ilir, kabar BNN-6 menambah deretan optimisme baru di tengah upaya meningkatkan produksi minyak nasional: menemukan minyak adalah langkah awal, mempertahankan produksinya dalam jangka panjang adalah tantangan berikutnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Di mana lokasi Sumur BNN-6?
Di Desa Tanjung Miring, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Struktur Bunian.
Berapa laju alir tertinggi yang dicatat Sumur BNN-6?
1.765 barel minyak per hari (BOPD) pada bukaan choke 12,7 mm, atau sekitar 41 persen di atas target 1.250 BOPD.
Siapa operator Sumur BNN-6?
PT Pertamina EP Regional 1 bersama mitra KSO Bass Oil Sukananti Limited (KSO BOSL), di bawah pengawasan SKK Migas.
Apakah 1.765 BOPD sudah menjadi laju produksi permanen?
Belum. SKK Migas dan KSO masih mengevaluasi hasil pengujian untuk menentukan laju produksi optimum dengan mempertimbangkan karakteristik reservoir dan keberlanjutan produksi jangka panjang.
Apakah masih ada potensi lain di Sumur BNN-6?
Ya, masih ada dua interval potensial lain yang dapat diuji secara terpisah melalui skema Sliding Side Door (SSD).
Sumber: Ruang Energi